DUMAI – UPT Puskesmas Purnama melaksanakan Lokakarya Mini (Lokmin) Bulanan untuk periode Oktober 2025 di Aula Puskesmas, Kamis (19/10/2025). Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala UPT Puskesmas Purnama, dr. Diana Rabia, dan dihadiri oleh seluruh penanggung jawab klaster, program, dan jejaring di lingkungan puskesmas.
Dalam arahannya, dr. Diana menekankan pentingnya percepatan pencapaian target Standar Pelayanan Minimal (SPM) mengingat tahun 2025 akan segera berakhir. "Capaian SPM masih perlu ditingkatkan. Saya minta seluruh penanggung jawab program untuk lebih fokus dan inovatif dalam mengejar target di sisa waktu tahun ini," tegasnya.
Selain evaluasi SPM, Lokmin juga menyoroti beberapa isu strategis. Salah satunya adalah temuan data ganda pada aplikasi PCare BPJS yang berpotensi menghambat klaim pelayanan. Terkait hal ini, dr. Diana menginstruksikan tim IT dan petugas pendaftaran untuk segera melakukan verifikasi dan perbaikan data secara menyeluruh.
Isu stunting juga menjadi perhatian serius. dr. Diana meminta optimalisasi penggunaan alat antropometri di Posyandu agar deteksi dini stunting pada balita dapat dilakukan lebih akurat. "Pastikan kader Posyandu terampil menggunakan alat ukur dan data hasil pengukuran diinput dengan benar," ujarnya.
Rapat juga membahas persiapan menghadapi musim hujan dan potensi peningkatan kasus Demam Berdarah Dengue (DBD). dr. Diana menginstruksikan tim Promosi Kesehatan dan Kesehatan Lingkungan untuk gencar melakukan sosialisasi 3M Plus dan menggerakkan masyarakat dalam kegiatan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN).
Terkait program Cek Kesehatan Gratis (CKG), dr. Diana meminta agar pelaksanaannya lebih menyasar kelompok masyarakat berisiko tinggi dan diintegrasikan dengan kegiatan kemasyarakatan lainnya untuk meningkatkan partisipasi.
Menutup arahannya, dr. Diana kembali mengingatkan seluruh staf untuk menjaga disiplin dan integritas dalam bekerja, serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. "Mari kita bekerja sama dengan solid dan penuh tanggung jawab untuk mewujudkan Dumai yang lebih sehat," pungkasnya.
Lokmin Bulanan ini menghasilkan sejumlah kesepakatan dan rencana tindak lanjut yang akan dilaksanakan oleh masing-masing klaster dan penanggung jawab program dalam satu bulan ke depan. Evaluasi pelaksanaan rencana tindak lanjut ini akan dilakukan pada Lokmin bulan berikutnya.
Editor : FT