Puskesmas Purnama Gelar Lokakarya Mini Bulanan, Fokus Susun Langkah Strategis 2026

IMG

Puskesmas Purnama Gelar Lokakarya Mini Bulanan, Fokus Susun Langkah Strategis 2026

Rabu, 19 November 2025
12
FT

DUMAI, 19 November 2025 – Unit Pelaksana Teknis (UPT) Puskesmas Purnama melaksanakan kegiatan Lokakarya Mini (Lokmin) Bulanan yang berlangsung di Aula Puskesmas Purnama, pada Rabu (19/11/2025). Lokmin bulan ini menjadi momentum penting untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja pelayanan kesehatan tahun berjalan sekaligus merumuskan langkah-langkah strategis dan rencana kegiatan untuk tahun 2026 mendatang.

 

Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kepala UPT Puskesmas Purnama, dr. Diana Rabia, ini dihadiri oleh seluruh staf puskesmas, mulai dari penanggung jawab program, petugas medis, paramedis, hingga staf administrasi. Forum ini menjadi wadah koordinasi internal yang krusial untuk memastikan sinergi dan keselarasan dalam mencapai target-target kesehatan yang telah ditetapkan.

 

Dalam sambutannya, dr. Diana Rabia menekankan pentingnya Lokmin kali ini sebagai pijakan untuk perencanaan tahun depan yang lebih matang dan terarah. "Evaluasi kinerja kita di tahun 2025 harus menjadi pembelajaran berharga. Apa yang sudah baik harus kita pertahankan dan tingkatkan, sementara kendala-kendala yang dihadapi harus kita carikan solusi konkret dan dituangkan dalam Rencana Usulan Kegiatan (RUK) tahun 2026," ujarnya.

 

Pemaparan Per Klaster

Inti acara Lokmin Bulanan ini diisi dengan sesi pemaparan oleh masing-masing penanggung jawab klaster pelayanan kesehatan. Setiap klaster mempresentasikan capaian kinerja, analisis masalah yang dihadapi di lapangan, serta usulan rencana strategis dan inovasi program untuk tahun depan.

 

  1. Klaster 1 (Manajemen): Memaparkan evaluasi terkait tata kelola puskesmas, manajemen sumber daya manusia, keuangan, serta sarana dan prasarana. Fokus pembahasan mencakup upaya peningkatan efisiensi operasional dan kualitas pelayanan administrasi.
  2. Klaster 2 (Ibu dan Anak): Melaporkan capaian indikator kesehatan ibu hamil, bersalin, nifas, bayi, dan balita. Isu stunting, kematian ibu dan bayi, serta cakupan imunisasi dasar lengkap menjadi sorotan utama dalam diskusi strategi intervensi di tahun 2026.
  3. Klaster 3 (Usia Dewasa dan Lansia): Membahas program pengendalian penyakit tidak menular (PTM) seperti hipertensi dan diabetes mellitus, serta pelayanan kesehatan bagi lansia. Peningkatan skrining PTM di masyarakat dan optimalisasi Posbindu menjadi salah satu fokus rencana ke depan.
  4. Klaster 4 (Penanggulangan Penyakit Menular): Mempresentasikan data dan analisis situasi penyakit menular di wilayah kerja Puskesmas Purnama, termasuk upaya pengendalian Tuberkulosis (TBC), HIV/AIDS, Demam Berdarah Dengue (DBD), dan penyakit menular lainnya. Strategi penguatan surveilans dan promosi kesehatan menjadi bahasan penting.
  5. Klaster 5 (Lintas Sektor): Menyampaikan hasil koordinasi dan kolaborasi dengan berbagai pihak terkait di tingkat kecamatan dan kelurahan, termasuk peran serta masyarakat dalam mendukung program kesehatan. Penguatan jejaring kemitraan dan pemberdayaan masyarakat menjadi fokus utama untuk tahun 2026.

 

Diskusi yang berlangsung dinamis dalam setiap sesi pemaparan menunjukkan komitmen kuat dari seluruh staf Puskesmas Purnama untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Berbagai masukan dan ide inovatif muncul dalam forum tersebut, yang akan dikaji lebih lanjut dan diintegrasikan dalam dokumen perencanaan puskesmas tahun 2026.

 

Lokakarya Mini Bulanan ini diharapkan dapat menghasilkan rumusan langkah strategis dan rencana kegiatan yang komprehensif, terukur, dan responsif terhadap kebutuhan kesehatan masyarakat di wilayah kerja UPT Puskesmas Purnama, sehingga target-target pembangunan kesehatan di tahun 2026 dapat tercapai dengan optimal.


Editor : FT