Tutup Rangkaian CKG, Puskesmas Purnama Laksanakan Pemeriksaan Kesehatan Terakhir di Ponpes Miftahul Jannah

IMG

Tutup Rangkaian CKG, Puskesmas Purnama Laksanakan Pemeriksaan Kesehatan Terakhir di Ponpes Miftahul Jannah

Selasa, 02 September 2025
18
FT

DUMAI – Setelah sebulan penuh berkeliling ke berbagai sekolah dan institusi pendidikan, UPT Puskesmas Purnama secara resmi menutup rangkaian program Cek Kesehatan Gratis (CKG) dengan melaksanakan pemeriksaan terakhir di Pondok Pesantren Miftahul Jannah pada hari Selasa, 2 September 2025.

 

Kegiatan di Ponpes Miftahul Jannah ini menjadi puncak dari program masif yang telah berhasil menjangkau ribuan pelajar dari jenjang SD, SMP, SMA, hingga santri pondok pesantren di wilayah Kelurahan Purnama dan Bagan Keladi. Sama seperti di lokasi-lokasi sebelumnya, para santri di Ponpes Miftahul Jannah mendapatkan layanan skrining kesehatan yang komprehensif, mulai dari pemeriksaan fisik dasar, status gizi, hingga deteksi dini anemia.

 

Antusiasme para santri dan dukungan penuh dari pihak pesantren menandai keberhasilan program ini hingga di titik akhir. Seluruh rangkaian pemeriksaan berjalan dengan lancar dan tertib, memastikan semua santri mendapatkan hak mereka untuk mengetahui kondisi kesehatannya.

Kepala Puskesmas Purnama, dr. Diana Rabia, menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas kelancaran seluruh rangkaian program CKG selama sebulan terakhir.

 

"Alhamdulillah, hari ini kami telah menuntaskan seluruh rangkaian CKG di titik terakhir, Ponpes Miftahul Jannah. Ini adalah sebuah perjalanan panjang yang tidak akan berhasil tanpa kerja keras tim dan kolaborasi luar biasa dari semua pihak sekolah serta pondok pesantren," ujar dr. Diana. "Data kesehatan yang telah kami kumpulkan dari ribuan pelajar ini akan menjadi dasar bagi kami untuk merancang program intervensi kesehatan yang lebih tepat sasaran ke depannya."

 

Dengan berakhirnya program CKG ini, Puskesmas Purnama akan segera melakukan analisis data untuk memetakan masalah kesehatan yang paling dominan di kalangan pelajar. Hasilnya akan menjadi acuan untuk program-program kesehatan anak sekolah dan remaja di masa mendatang, demi mewujudkan generasi muda yang sehat, cerdas, dan bebas dari penyakit.


Editor : FT