DUMAI – Puskesmas Purnama terus menunjukkan komitmennya dalam melindungi masyarakat dari penyakit menular dengan menggelar serangkaian kegiatan kesehatan terpadu. Pada hari Rabu, 11 Juni 2025, tim kesehatan diterjunkan langsung ke lapangan untuk melakukan tiga kegiatan penting secara serentak: skrining aktif Tuberkulosis (TBC), survei vektor malaria, dan investigasi kontak serumah pasien TBC.
Kegiatan ini merupakan bagian dari strategi "jemput bola" untuk menemukan kasus sedini mungkin dan memetakan potensi risiko penyakit di wilayah kerja Puskesmas Purnama.
Tim pertama fokus pada penemuan kasus TBC dengan mendekati warga untuk skrining gejala, terutama batuk yang tidak kunjung sembuh lebih dari dua minggu. Selain itu, tim juga melakukan investigasi kontak dengan mengunjungi rumah pasien yang telah terdiagnosis positif TBC. Tujuannya adalah untuk memeriksa anggota keluarga lain yang tinggal serumah, memastikan mereka tidak tertular, dan memberikan edukasi pencegahan.
Secara paralel, tim surveilans melakukan survei vektor malaria. Petugas menyisir area-area yang berpotensi menjadi tempat perkembangbiakan nyamuk Anopheles, seperti genangan air dan saluran air. Pengambilan sampel dilakukan untuk mengidentifikasi keberadaan jentik nyamuk penyebar malaria, sebagai langkah pencegahan dini.
Kepala Puskesmas Purnama, dr. Diana Rabia, menyatakan bahwa kegiatan terpadu ini sangat penting untuk memutus mata rantai penularan dan mencapai target eliminasi penyakit.
"Kita tidak bisa hanya menunggu pasien datang. Untuk penyakit menular seperti TBC, penemuan kasus secara aktif dan investigasi kontak adalah kunci untuk menghentikan penyebaran di komunitas," jelas dr. Diana pada Senin (16/6/2025). "Begitu pula dengan malaria, kita harus tahu di mana saja potensi sarang nyamuknya agar bisa melakukan pencegahan yang tepat sasaran. Kami mengimbau masyarakat untuk kooperatif dan terbuka saat petugas kami datang."
Melalui kegiatan proaktif ini, Puskesmas Purnama berharap dapat menekan angka kasus TBC dan mencegah munculnya kasus malaria, sehingga menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan aman bagi seluruh masyarakat.
Editor : FT