DUMAI, 10 Desember 2025 – Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kota Dumai melakukan kunjungan kerja ke Unit Pelaksana Teknis (UPT) Puskesmas Purnama pada Rabu (10/12/2025). Kunjungan ini bertujuan untuk menggali dan memverifikasi usulan inovasi pelayanan publik yang tengah dikembangkan oleh Puskesmas Purnama, sebagai bagian dari upaya Pemerintah Kota Dumai dalam mendorong budaya inovasi di setiap perangkat daerah.
Tim dari BRIDA disambut langsung oleh Kepala UPT Puskesmas Purnama, dr. Diana Rabia, beserta tim inovasi puskesmas. Dalam pertemuan tersebut, dr. Diana memaparkan secara komprehensif dua inovasi unggulan yang siap diajukan Puskesmas Purnama tahun ini, yaitu "JEBRET" dan "SAPA-IBU".
Dua Inovasi Andalan: Fokus pada Preventif dan Teknologi
Inovasi pertama, JEBRET (Jentik Bebas Rumah Tertib), merupakan pendekatan baru dalam pengendalian penyakit tular vektor, khususnya Demam Berdarah Dengue (DBD). Program ini berfokus pada pemberdayaan masyarakat melalui kader kesehatan untuk melakukan pemantauan jentik berkala yang terintegrasi dengan sistem pelaporan digital. "JEBRET bukan sekadar gerakan 3M biasa, tetapi upaya membangun sistem kewaspadaan dini di tingkat rumah tangga yang termonitor secara real-time, sehingga intervensi dapat dilakukan lebih cepat dan tepat sasaran," jelas dr. Diana.
Inovasi kedua yang diperkenalkan adalah SAPA-IBU (Sahabat Digital Kesehatan Ibu dan Anak). Ini merupakan layanan chatbot berbasis kecerdasan buatan (AI) yang dirancang untuk menjadi asisten virtual 24 jam bagi ibu hamil dan ibu menyusui di wilayah kerja Puskesmas Purnama. Melalui chatbot ini, para ibu dapat berkonsultasi mengenai keluhan kesehatan ringan, mendapatkan pengingat jadwal kontrol kehamilan dan imunisasi anak, serta mengakses informasi kesehatan terpercaya. "Kami memanfaatkan teknologi untuk mendekatkan layanan kesehatan. SAPA-IBU hadir untuk menjawab kecemasan ibu di tengah malam, memberikan informasi yang valid, dan menjembatani mereka ke layanan fasilitas kesehatan jika diperlukan," tambah dr. Diana.
Apresiasi dan Tindak Lanjut BRIDA
Perwakilan tim BRIDA Kota Dumai menyampaikan apresiasi tinggi atas inisiatif dan kesiapan Puskesmas Purnama dalam melahirkan inovasi yang relevan dengan permasalahan kesehatan masyarakat setempat.
"Kami melihat kedua inovasi ini memiliki nilai kebaruan yang kuat dan potensi dampak yang signifikan. JEBRET menjawab masalah klasik DBD dengan pendekatan yang lebih modern dan partisipatif, sementara SAPA-IBU adalah solusi cerdas pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan kualitas kesehatan ibu dan anak," ujar salah satu anggota tim penilai dari BRIDA.
Kunjungan ini juga diisi dengan diskusi mendalam mengenai aspek keberlanjutan (sustainability), replikasi, dan pengukuran dampak dari kedua inovasi tersebut. Data dan informasi yang diperoleh dari kunjungan ini akan menjadi bahan verifikasi dan pelaporan BRIDA Kota Dumai ke tingkat selanjutnya, dengan harapan kedua inovasi ini dapat diakui dan didukung pengembangannya di tingkat kota bahkan nasional.
Puskesmas Purnama berkomitmen untuk terus menyempurnakan kedua inovasi ini berdasarkan masukan dari BRIDA, demi memberikan pelayanan kesehatan terbaik yang inovatif dan solutif bagi masyarakat Kelurahan Purnama dan Bagan Keladi.
Editor : FT