DUMAI – UPT Puskesmas Purnama kembali melanjutkan program edukasi dalam gedungnya. Pada hari Kamis, 12 Juni 2025, giliran program Keluarga Berencana (KB) yang menjadi topik utama penyuluhan bagi para pasien yang berada di ruang tunggu.
Kegiatan ini menyasar para Pasangan Usia Subur (PUS) yang sedang menunggu layanan, dengan tujuan meningkatkan pemahaman tentang pentingnya perencanaan keluarga untuk kesehatan ibu, anak, dan kesejahteraan keluarga secara keseluruhan.
Seorang Bidan dari Puskesmas Purnama secara interaktif menjelaskan berbagai manfaat program KB, mulai dari mengatur jarak kehamilan yang ideal hingga perannya dalam mencegah stunting pada anak. Para pasien juga diberikan informasi mengenai beragam metode kontrasepsi yang tersedia di puskesmas, baik metode jangka pendek maupun Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) seperti IUD dan Implan.
Kepala Puskesmas Purnama, dr. Diana Rabia, menegaskan bahwa pemahaman yang benar tentang KB adalah fondasi dari keluarga yang sehat dan berkualitas.
"Program KB adalah salah satu pilar utama kesehatan ibu dan anak," ujar dr. Diana Rabia saat dikonfirmasi pada Rabu (18/6/2025). "Dengan merencanakan keluarga, kita tidak hanya memberi jeda bagi ibu untuk pulih, tetapi juga memastikan setiap anak mendapatkan perhatian, kasih sayang, dan gizi yang maksimal. Ini adalah salah satu intervensi paling hulu dan efektif untuk mencegah stunting."
Dalam sesi tersebut, petugas juga aktif meluruskan berbagai mitos dan informasi keliru seputar KB yang sering beredar di masyarakat.
Editor : FT